Lenovo Pamer Laptop Gaming dengan Layar Gulung
Lenovo Pamer Laptop Gaming dengan Layar Gulung – Lenovo kembali menunjukkan arah masa depan laptop gaming dengan memamerkan konsep terbaru bertajuk Lenovo Legion Pro Rollable, sebuah laptop gaming dengan layar gulung (rollable display) yang bisa diperluas dari 16 inci menjadi 24 inci. Konsep ini secara spesifik menyasar gamer kompetitif dan atlet eSports yang selama ini dihadapkan pada dilema klasik: performa tinggi harus dibayar dengan perangkat besar dan tidak praktis dibawa.
Berbeda dari laptop gaming konvensional yang mengandalkan monitor eksternal untuk pengalaman maksimal, Lenovo mencoba menghadirkan layar sekelas monitor turnamen langsung dari bodi laptop. Bagi gamer profesional, ini bukan sekadar gimmick desain, melainkan solusi nyata untuk latihan dan kompetisi mobile.
Lenovo Pamer Laptop Gaming dengan Layar Gulung:
Tiga Mode Layar untuk Skenario Gaming Berbeda
Keunikan utama Lenovo Legion Pro Rollable terletak pada mekanisme layar OLED fleksibel yang dapat melebar secara horizontal menggunakan sistem dual-motor tension-based. Saat digulung, laptop ini tampil sebagai laptop 16 inci biasa. Namun ketika diaktifkan, layar akan meluas ke samping hingga mencapai ukuran maksimal 24 inci.
Lenovo merancang laptop ini dengan tiga mode penggunaan layar yang relevan untuk kebutuhan gamer serius:
- Focus Mode (16 inci, rasio 16:10)
Mode default untuk penggunaan harian, scrim ringan, atau latihan mekanik yang membutuhkan fokus dan respons cepat tanpa distraksi visual berlebih. - Tactical Mode (21,5 inci, rasio 21:9)
Cocok untuk game kompetitif yang membutuhkan awareness periferal lebih luas seperti FPS atau MOBA, tanpa mengorbankan ketajaman fokus. - Arena Mode (24 inci, rasio 24:9)
Inilah nilai jual utama Legion Pro Rollable. Mode ini memberikan pengalaman visual setara monitor 24 inci, ukuran standar yang umum dipakai di turnamen eSports profesional. Gamer bisa berlatih dengan setup visual yang sama persis seperti di panggung kompetisi.
Bagi atlet eSports yang sering berpindah kota atau negara, kemampuan membawa “monitor turnamen” dalam satu perangkat menjadi keunggulan signifikan.
Performa Kelas Flagship untuk Game Kompetitif
Lenovo tidak hanya berfokus pada inovasi layar. Legion Pro Rollable dibangun di atas basis Legion Pro 7i, yang dikenal sebagai laptop gaming kelas atas. Untuk versi konsep ini, Lenovo membekalinya dengan prosesor Intel Core Ultra generasi terbaru dan GPU Nvidia GeForce RTX 5090 Laptop.
Kombinasi ini ditujukan untuk menjalankan game kompetitif dengan frame rate tinggi dan stabil, bahkan pada resolusi layar ekstra lebar. Dukungan arsitektur GPU terbaru juga membuka akses ke teknologi grafis modern seperti DLSS generasi terbaru, yang sangat krusial bagi gamer kompetitif yang mengutamakan performa di atas visual semata.
Selain itu, Lenovo menyematkan Lenovo AI Engine+ dengan chip LA Core, sistem berbasis kecerdasan buatan yang mampu mendeteksi skenario penggunaan secara real-time. Dalam konteks gaming, fitur ini dapat mengoptimalkan distribusi daya CPU dan GPU untuk menjaga FPS tetap konsisten, terutama pada momen krusial pertandingan.
Baca juga:
- Qualcomm Rilis Snapdragon X2 Plus: Solusi Laptop AI Hemat Daya untuk Profesional Mobile dan Kreator Konten
Baca artikel informatif lainnya di Chuebaerg melalui laman: https://chuebaerg.com/
Dibuat untuk Gamer Profesional, Bukan Sekadar Pamer Teknologi
Satu hal yang membedakan Legion Pro Rollable dari konsep laptop futuristik lain adalah target audiensnya yang jelas. Lenovo secara terbuka menyebut perangkat ini dirancang untuk gamer kompetitif dan atlet eSports, bukan pengguna umum.
Selama ini, gamer profesional terbiasa berlatih di laptop namun bertanding di monitor 24 inci terpisah. Perbedaan setup ini sering kali memengaruhi adaptasi visual dan performa. Dengan Legion Pro Rollable, Lenovo mencoba menghilangkan celah tersebut, memungkinkan latihan dengan kondisi visual yang identik dengan kompetisi.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Lenovo memahami kebutuhan spesifik ekosistem eSports, bukan hanya mengejar sensasi inovasi.
Portabilitas Tetap Jadi Prioritas
Meski mampu berubah menjadi laptop dengan layar 24 inci, Legion Pro Rollable tetap mempertahankan dimensi ringkas saat digulung. Ini berarti laptop masih bisa dimasukkan ke tas gaming standar, tanpa harus membawa monitor tambahan.
Mekanisme gulung juga dirancang agar layar tetap rata dan stabil, menggunakan material anti-friksi untuk mencegah lipatan atau distorsi visual. Dari sisi desain, Lenovo mencoba menyeimbangkan fleksibilitas layar dengan durabilitas, dua hal yang krusial bagi perangkat yang sering dibawa bepergian.
Masih Konsep, Tapi Arah Masa Depannya Jelas
Perlu dicatat, Lenovo Legion Pro Rollable masih berstatus prototype dan belum dipastikan akan diproduksi massal. Namun melihat sejarah Lenovo yang kerap merilis produk eksperimental dalam jumlah terbatas, peluang teknologi ini hadir secara komersial tetap terbuka.
Lebih dari sekadar satu produk, Legion Pro Rollable merepresentasikan arah baru laptop gaming: layar adaptif, performa ekstrem, dan fokus pada kebutuhan pengguna profesional.
Jika konsep ini benar-benar diwujudkan, bukan tidak mungkin laptop gaming ke depan tidak lagi dibatasi oleh ukuran layar statis. Bagi gamer kompetitif, ini bisa menjadi perubahan besar dalam cara berlatih, bertanding, dan membawa perangkat ke mana pun mereka pergi.
